Onboarding

1. Tujuan

SOP ini bertujuan untuk memastikan proses onboarding klien berjalan sistematis, transparan, dan efisien, serta memastikan seluruh kebutuhan awal proyek terdokumentasi dengan baik sebelum eksekusi dimulai.


2. Ruang Lingkup

SOP ini mencakup proses onboarding sejak pengumpulan informasi awal klien hingga penyerahan laporan final setelah pembayaran diselesaikan oleh agency.


3. Alur Onboarding (Step-by-Step)

Step 1 — Pengumpulan Informasi Awal Klien

Saya menyediakan template slide Onboarding Checklist yang digunakan oleh agency untuk mengumpulkan informasi awal klien, meliputi:

  • Informasi bisnis & industri
  • Target market & lokasi
  • Objective bisnis & SEO
  • Kompetitor utama
  • Website & aset digital terkait

Output:
Onboarding Checklist yang telah diisi dan dikonfirmasi oleh agency.


Step 2 — Audit Awal Website (Pre-Project Audit)

Saya melakukan audit awal terhadap website calon klien agency untuk mengidentifikasi peluang dan isu utama dari sisi:

  • Technical SEO
  • Content & struktur halaman
  • Kesesuaian dengan objective bisnis

Audit ini bersifat:

  • Diagnostik awal (bukan audit teknis mendalam)
  • Digunakan sebagai dasar penyusunan scope & timeline

Output:
Ringkasan temuan audit awal.


Step 3 — Penyampaian Hasil Audit & Timeline Proyek

Saya menyusun dan menyampaikan:

  • Ringkasan hasil audit awal
  • Rekomendasi pendekatan SEO
  • Estimasi timeline pengerjaan proyek

Dokumen disampaikan dalam bentuk Google Slides.

Output:

  • Audit & Recommendation Slide
  • Draft Project Timeline

Step 4 — Penyusunan & Pengiriman Surat Penawaran

Saya menyiapkan surat penawaran proyek yang memuat:

  • Scope of Work (SOW)
  • Deliverables
  • Timeline
  • Nilai proyek & skema pembayaran

Surat penawaran disampaikan kepada agency secara terpisah dari materi audit.

Output:
Proposal / Surat Penawaran Proyek.


Step 5 — Pitching oleh Agency ke Klien

Agency melakukan pitching kepada klien akhir menggunakan:

  • Materi audit
  • Rekomendasi
  • Timeline
  • Proposal komersial

Pada tahap ini, saya tidak berinteraksi langsung dengan klien akhir, kecuali disepakati sebelumnya.

Output:
Keputusan klien (deal / tidak deal).


Step 6 — Kesepakatan & Pembayaran Awal

Jika proyek disetujui oleh klien:

  • Dilakukan penandatanganan kontrak kerja sama proyek
  • Agency melakukan pembayaran fee awal sesuai dengan ketentuan dalam kontrak

Proyek hanya dimulai setelah pembayaran awal diterima.

Output:

  • Kontrak ditandatangani
  • Bukti pembayaran fee awal

Step 7 — Penyusunan Deliverable Report

Saya menyiapkan laporan deliverable lengkap sesuai dengan:

  • Scope of Work
  • Timeline yang telah disepakati

Laporan ini disiapkan sebagai:

  • Dokumen internal eksekusi
  • Materi presentasi ke klien

Output:
Draft Full Deliverable Report.


Step 8 — Presentasi Laporan kepada Klien

Saya melakukan presentasi dan penjelasan laporan deliverable lengkap kepada klien (melalui agency atau langsung, sesuai kesepakatan), termasuk:

  • Penjelasan temuan
  • Rekomendasi strategis
  • Rencana tindak lanjut

Output:
Presentasi laporan kepada klien.


Step 9 — Pelunasan & Penyerahan Final Report

Laporan deliverable final diserahkan secara resmi kepada agency atau klien setelah:

  • Agency melunasi sisa pembayaran sesuai kontrak

Output:
Final Deliverable Report.


4. Catatan Penting

  • Seluruh dokumen bersifat white label
  • Tidak ada komunikasi langsung ke klien akhir tanpa persetujuan agency
  • Scope di luar SOW akan dikenakan biaya tambahan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top